Review Film The Gentlemen: Mafia Modern

Review Film The Gentlemen: Mafia Modern

Review Film The Gentlemen: Mafia Modern. The Gentlemen (2019) merupakan kembalinya Guy Ritchie ke genre gangster comedy yang membuatnya terkenal. Film ini mengangkat dunia mafia modern di London melalui bisnis ganja skala besar dengan sentuhan humor cerdas, dialog tajam, dan plot berlapis. Dibintangi Matthew McConaughey, Charlie Hunnam, serta Hugh Grant yang mencuri perhatian, film berdurasi 113 menit ini berhasil meraih kesuksesan komersial dengan pendapatan lebih dari 115 juta dolar dari budget 22 juta dolar serta rating IMDb 7.8/10. The Gentlemen menghibur penonton yang menyukai cerita kriminal ringan namun cerdik. REVIEW FILM

Sinopsis Cerita: Review Film The Gentlemen: Mafia Modern

 

Mickey Pearson, seorang pengusaha Amerika yang sukses, membangun kerajaan ganja rahasia di Inggris yang sangat menguntungkan. Ketika ia memutuskan menjual bisnis tersebut untuk pensiun, berbagai pihak langsung bergerak untuk mengganggu rencananya. Ada pihak Rusia yang agresif, pengusaha ganja Amerika keturunan Yahudi, serta pemuda ambisius yang ingin mengambil alih.
Semua konflik ini diceritakan melalui perspektif Fletcher, seorang investigator licik yang merekam segala kejadian dalam bentuk skenario film. Cerita bergerak cepat dengan banyak plot twist, negosiasi, dan konspirasi kecil yang saling terkait. Guy Ritchie menyajikan narasi nonlinear khasnya, sehingga penonton diajak menyusun puzzle sambil tertawa karena dialog-dialog jenaka dan situasi absurd yang muncul.

Para Pemeran dan Penampilan Mereka: Review Film The Gentlemen: Mafia Modern

 

Matthew McConaughey memerankan Mickey Pearson dengan karisma khasnya yang tenang namun berwibawa. Ia berhasil menampilkan karakter yang cerdas, kejam, dan sekaligus gentleman. Penampilan terbaik justru datang dari Hugh Grant yang bermain di luar peran romantis biasanya. Grant mencuri adegan sebagai Fletcher, investigator licik, cerewet, dan sangat menghibur dengan aksen serta mimik muka yang tepat.
Charlie Hunnam sebagai Raymond, tangan kanan Mickey, memberikan kesan setia dan profesional. Colin Farrell tampil menyenangkan sebagai Coach, pelatih tinju yang terlibat dalam dunia kriminal dengan gaya komedi fisik yang lucu. Michelle Dockery sebagai istri Mickey menambah nuansa kuat dan elegan, sementara Henry Golding serta Jeremy Strong melengkapi ensemble cast yang solid. Setiap aktor diberi ruang untuk bersinar, sehingga chemistry antar karakter terasa alami dan hidup.

Gaya Sutradara dan Tema Mafia Modern

Guy Ritchie kembali ke formula suksesnya: pacing cepat, editing kreatif, serta dialog penuh sarkasme dan permainan kata. Kekerasan dalam film ini lebih banyak disampaikan secara implisit atau humoris, bukan berlebihan seperti beberapa karya sebelumnya. Musik pilihan dan score yang energik semakin memperkuat suasana London underground yang glamor sekaligus gelap.
Tema utama film ini adalah mafia modern dalam era bisnis ganja yang hampir legal. Ritchie menggambarkan bagaimana dunia kriminal kini bercampur dengan kelas atas, bisnis legal, dan media. Ia menyentil isu kelas sosial Inggris, ambisi, keserakahan, serta bagaimana uang dan kekuasaan mengubah siapa saja menjadi “gentleman” atau penipu. Cerita ini terasa fresh karena menggantikan narkoba tradisional dengan ganja, sehingga lebih ringan namun tetap tajam dalam mengkritik hipokrasi masyarakat.

Kesimpulan

The Gentlemen adalah hiburan kriminal yang cerdas dan sangat menghibur. Meski tidak sepenuhnya orisinal karena mirip dengan karya Ritchie sebelumnya, film ini berhasil karena skrip yang rapi, akting ensemble yang luar biasa, serta humor yang tepat sasaran. Bagi penggemar film seperti Snatch, Lock, Stock, atau RocknRolla, ini adalah tontonan yang sangat direkomendasikan.
Dengan rating yang positif dari penonton dan kesuksesan box office, The Gentlemen membuktikan bahwa Guy Ritchie masih jago dalam menyajikan cerita gangster yang stylish dan penuh tawa. Film ini cocok ditonton saat ingin hiburan ringan namun tetap cerdas

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *